You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Sayati

Kec. Margahayu, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat

KKN UPI MELAKSANAKAN SEMINAR BERTEMA “EDUKASI EKONOMI ISLAM DAN PENTINGNYA MENJAGA LINGKUNGAN”


KKN UPI MELAKSANAKAN SEMINAR BERTEMA “EDUKASI EKONOMI ISLAM DAN PENTINGNYA MENJAGA LINGKUNGAN”

Kabupaten Bandung, 19 Januari 2020 Kuliah Kerja Nyata Universitas Pendidikan Indonesia di Desa Sayati Kelompok 1 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa seminar bertema Edukasi Ekonomi Islam dan Pentingnya Menjaga Lingkungan yang dilaksanakan di Gedung KUA Desa Sayati RW 13. Tema seminar ini disesuaikan dengan tema Citarum Harum KKN periode 2019/2020. Kegiatan ini dihadiri oleh 40 orang ibu-ibu PKK dan posyandu serta beberapa warga Desa Sayati RW 13. Seminar ini turut disambut oleh Bapak Yana Sumarna selaku Sekretaris Desa dan Bapak Beni Ahmad Ali Nurdin selaku Ketua RW 13.

Kegiatan dibuka oleh Ibnu Hanifah Alem dan Syifa Luthfiah F. selaku pembawa acara Universitas Pendidikan Indonesia. Pemateri seminar mengenai Ekonomi Islam diisi oleh Kang M. Fathrul Quddus yang merupakan lulusan Ilmu Ekonomi Islam UPI. Materi disampaikan dengan pembawaan yang halus dan santai sehingga menciptakan suasana nyaman yang membuat warga tertarik dengan isi materi dan antusias bertanya diakhir pematerian Ekonomi Islam. Mahasiswa UPI mengundang Bapak Dr. Sandey Tantra Paramitha, S.Si., M.Pd yang merupakan salah satu dosen UPI yang menjadi pemateri mengenai lingkungan sebagai materi utama menyangkut permasalahan di Sungai Citarum.

“Warga Desa Sayati RW 13 diharapkan dapat menyerap dengan baik edukasi mengenai lingkungan ini dikarenakan jarang terjadinya kegiatan positif seperti ini yang dapat menyatukan warga-warga RW 13” ucap Bapak Yana Sumarna selaku Sekretaris Desa sebagai respon baik dari pematerian mengenai lingkungan. Bapak Beni Ahmad Ali Nurdin selaku ketua RW 13 juga membantu menanggapi pertanyaan-pertanyaan warga mengenai prosedur perawatan lingkungan yang sudah seharusnya terlaksanakan di wilayah RW 13.

Berdasarkan respon dari beberapa pemimpin Desa, kegiatan ini juga merupakan sarana yang dapat membantu terjalinnya komunikasi antar warga dan tersampainya informasi-informasi yang dapat disematkan oleh pemimpin desa. Sehubungan dengan permasalahan penumpukan sampah dan sungai tersumbat yang menjadi penyebab terjadinya banjir, diharapkan warga Desa Sayati dapat teredukasi dengan baik dan menjadi peduli terhadap lingkungan.

Bagikan artikel ini:
Komentar